https://www.journal.unucirebon.ac.id/index.php/jpfs/issue/feed Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains (JPFS) 2026-05-12T05:48:47+00:00 Fanni Zulaiha fanni-zulaiha@unucirebon.ac.id Open Journal Systems <p>Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains (JPFS) or called "<strong>Journal of Physics and Science Education</strong>" (in english) is a journal that focuses on research on <strong>physics education,</strong> <strong>other science education</strong> (chemistry, biology, and Natural Science), and <strong>science</strong> (theory and application of physics, chemistry, and biology). JPFS has been registered with <strong>LIPI</strong> with [<a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1524415692" target="_blank" rel="noopener">p-ISSN 2622-7789</a> | <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1534165910" target="_blank" rel="noopener">e-ISSN 2622-822X</a>] and has been nationally accredited <a href="https://drive.google.com/file/d/1Tf8UJkLeTGwERIx1YE3pE5E0d7ItI2yn/view" target="_blank" rel="noopener"><strong>SINTA 4 </strong></a>based on <a title="the Decree of the Minister of Research, Technology and Higher Education. Number 10/c/C3/DT.05.00/2025" href="https://drive.google.com/file/d/1Tf8UJkLeTGwERIx1YE3pE5E0d7ItI2yn/view" target="_blank" rel="noopener">the Decree of the Minister of Research, Technology and Higher Education, Number 10/C/C3/DT.05.00/2025.</a> JPFS publishes a scientific paper on the results of the study and review of the literature in the sphere of natural science education in primary education, secondary education and higher education. Additionally, this journal also covers the issues of environmental education &amp; environmental science. Published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Cirebon. This journal is published twice a year in <strong>March</strong> and <strong>September </strong>while the first issue is in September 2018. JPFS has been indexed by<strong><a href="https://sinta.kemdikbud.go.id/journals/detail?id=8516" target="_blank" rel="noopener"> SINTA</a></strong>, <a title="garuda" href="https://garuda.ristekbrin.go.id/journal/view/20645" target="_blank" rel="noopener"><strong>Garuda</strong>,</a> <strong><a href="https://journals.indexcopernicus.com/search/details?id=125634&amp;lang=en">Copernicus</a></strong>, <a href="https://scholar.google.co.id/citations?user=yfrlfxIAAAAJ&amp;hl=en" target="_blank" rel="noopener"><strong>Google Scholar</strong></a>, <a href="https://www.neliti.com/id/journals/jurnal-pendidikan-fisika-dan-sains" target="_blank" rel="noopener"><strong>Neliti</strong></a>, <a href="http://www.onesearch.id/Repositories/Repository?search=jurnal+pendidikan+fisika+dan+sains&amp;btn=Search" target="_blank" rel="noopener"><strong>IOS</strong></a>, <strong><a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2622-822X" target="_blank" rel="noopener">ROAD</a></strong>, <a href="https://www.base-search.net/Search/Results?type=all&amp;lookfor=jurnal+pendidikan+fisika+dan+sains&amp;ling=1&amp;oaboost=1&amp;name=&amp;thes=&amp;refid=dcresen&amp;newsearch=1" target="_blank" rel="noopener"><strong>BASE</strong></a>, <strong><a href="https://www.citefactor.org/journal/index/23236/jurnal-pendidikan-fisika-dan-sains-jpfs" target="_blank" rel="noopener">Citefactor</a> , </strong>and <strong><a href="http://esjindex.org/search.php?id=4724" target="_blank" rel="noopener">ESJI</a></strong>.</p> https://www.journal.unucirebon.ac.id/index.php/jpfs/article/view/2179 aulia herlinda Efektivitas penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dan model pembelajaran think pair share (TPS) terhadap literasi sains peserta didik kelas X MAS Madani Pao-pao 2026-05-12T05:48:47+00:00 aulia Herlinda herlindaa187@gmail.com Ilyas Ismail ilyas.ismail@uin-alauddin.ac.id Suarti suarti.fisika@uin-alauddin.ac.id <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian eksperimen kuantitatif yang dilaksanakan di MAS Madani Pao-pao ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta membandingkan efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Group Investigation</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> dan </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Think Pair Share</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> terhadap peningkatan kemampuan literasi sains siswa kelas sepuluh pada materi energi terbarukan. Dengan menerapkan desain eksperimen pretes-postes, data literasi sains dikumpulkan melalui instrumen tes ganda yang komprehensif untuk mengukur pemahaman konsep serta aplikasi ilmiah siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua model pembelajaran tersebut secara konsisten mampu meningkatkan kualitas literasi sains siswa dibandingkan sebelum. Pada kelas yang menerapkan model </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Group Investigation</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> tercatat adanya peningkatan kemampuan literasi yang berada pada kategori rendah, menunjukkan bahwa proses investigasi kelompok membantu siswa dalam memahami fenomena sains melalui kolaborasi aktif. kelas yang menggunakan model </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Think Pair Share</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> menunjukkan kinerja yang lebih progresif dengan perolehan nilai peningkatan yang masuk dalam kategori sedang. Walaupun terdapat perbedaan pada tingkat efektivitas tersebut, hasil akhir penelitian menyimpulkan bahwa secara mendasar tidak terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara penggunaan kedua model tersebut dalam mempengaruhi pencapaian literasi sains siswa. Implikasi dari temuan ini menegaskan bahwa baik model pembelajaran kooperatif tipe </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Group Investigation</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> maupun </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Think Pair Share</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> merupakan strategi pengajaran yang efektif dan dapat diandalkan oleh para pendidik sebagai alternatif metode pembelajaran fisika yang interaktif, dinamis, saintifik relevan.</span></span></p> <p>&nbsp;</p> Copyright (c) https://www.journal.unucirebon.ac.id/index.php/jpfs/article/view/2172 PENGEMBANGAN MEDIA SIMULASI INTERAKTIF SPEKTROMETER MASSA BERBASIS WEB (SPEKTRA) 2026-05-07T10:17:06+00:00 Reza Ruhbani Amarulloh ejournalfisika@gmail.com <p>Spektrometer massa merupakan alat yang dapat digunakan untuk menentukan massa molekul.&nbsp; Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran simulasi interaktif spektrometer massa berbasis web (SPEKTRA). Metode penelitian yang digunakan adalah educational design research sederhana dengan tahapan : 1) Analisis kebutuhan dan kajian konsep, 2) Desain media, 3) Pengembangan produk 4) Validasi ahli, serta 5) Uji penerimaan mahasiswa. Media yang dikembangkan menggunakan Google Apps Script dan HTML agar dapat diakses melalui laptop, tablet dan smartphone. Validasi ahli melibatkan enam ahli media pembelajaran sains dengan menggunakan instrumen <em>Learning Object Review Instrumen</em> (LORI) dan diujikan pada 16 mahasiswa perkuliahan pendahuluan fisika nuklir untuk mengetahui penerimaan mahasiswa terhadap media simulasi berdasarkan konstruk <em>Technology Acceptance Model </em>(TAM) yaitu <em>Perceived Usefulness</em> dan <em>Perceived Ease of Use</em>. Hasil validasi ahli menunjukan persentase kelayakan 86,25% dan termasuk kategori sangat layak. Sedangkan hasil penerimaan mahasiswa menunjukan persentase 95,24% untuk <em>Perceived Usefulness</em> dan 93,90% untuk <em>Perceived Ease of Use</em>. Hasil ini menunukan bahwa simulasi yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran dan diterima oleh mahasiswa. Simulasi ini dapat membantu mahasiswa memvisualisasikan gerak ion, memanipulasi parameter fisika, serta menghubungkan representasi matematis dengan prinsip kerja spektrometer massa.</p> Copyright (c) https://www.journal.unucirebon.ac.id/index.php/jpfs/article/view/2168 Analisis Implementasi Pembelajaran IPA Berbasis Digital di MTsN 1 Kota Makassar 2026-05-06T10:35:53+00:00 siti alfaida sitialfaida04@gmail.com Muhammad Qaddafi muhammad.qaddafi@uin-alauddin.ac.id Sudirman sudirman.raja@uin-alauddin.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana gambaran implementasi pembelajaran Ipa berbasis digital di MTsN 1 kota Makassar, mendeskripsikan faktor penghambat dan pendukung implementasi pembelajaran Ipa berbasis digital di MTsN 1 kota Makassar, serta mendeskripsikan upaya apa saja yang dilakukan guru dalam mengimplementasikan pembelajaran Ipa berbasis digital di MTsN 1 kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan Fenomenologi. Langkah-langkah analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan teknik triagulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran berbasis digital telah diterapkan melalui penggunaan media pembelajaran interaktif, platform pembelajaran daring, serta perangkat teknologi pendukung lainnya. Faktor pendukung meliputi tersedianya fasilitas teknologi, kompetensi guru, dan motivasi belajar peserta didik. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan jaringan internet, kurangnya perangkat pada sebagian peserta didik, serta variasi kemampuan guru dalam mengoperasikan teknologi. Upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi hambatan tersebut yaitu meningkatkan kompetensi digital, memanfaatkan media yang mudah diakses, dan menyesuaikan strategi pembelajaran dengan kondisi peserta didik. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis digital dapat mendukung efektivitas proses belajar apabila didukung oleh sarana, kesiapan guru, dan akses teknologi yang memadai.</p> Copyright (c) https://www.journal.unucirebon.ac.id/index.php/jpfs/article/view/2156 Studi Keterampilan Tambahan Mahasiswa Prodi Pendidikan Fisika Pada Persiapan Program Profesi Guru 2026-05-06T10:34:52+00:00 m. solihin salahuddin msolihin191020@gmail.com <p>This study aims to identify additional skills that physics education students must possess in preparation for the Pre-Service Teacher Professional Education Program (PPG). The challenges of education in the 4.0 era require prospective teachers to master not only academic content but also other supporting skills. This study is a qualitative study with a descriptive approach. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation studies. The results indicate that essential additional skills include digital literacy (the use of interactive learning media), classroom management skills, time management, and critical thinking and problem-solving skills. The implications of this study emphasize the importance of integrating soft-skill development and technology mastery in the prospective teacher preparation curriculum to achieve optimal professionalism.</p> Copyright (c) https://www.journal.unucirebon.ac.id/index.php/jpfs/article/view/2154 Analisis Pemahaman Mahasiswa Terhadap Representasi dan Konversi Vektor Melalui Praktikum Virtual Berbasis Simulasi PhET 2026-05-02T03:57:40+00:00 Muhammad Akbar Reisya Saputra makbarreisyasaputra@gmail.com <p>Understanding abstract vector concepts is often a challenge for students in visualizing the relationship<br>between direction and the components of position, velocity, and acceleration in two-dimensional<br>motion. This study aims to enhance students' conceptual understanding and technical skills in<br>representing vectors and converting angular forms into components using interactive simulations. The<br>method used is a virtual experiment employing PhET LadyBug 2D Motion and Vector Addition<br>simulations, where students investigate object movements manually and perform vector addition using<br>the head-to-tail method. The results of this study indicate that the use of a virtual laboratory significantly<br>facilitates the real-time visualization of changes in acceleration vectors relative to velocity. Angle<br>measurement data prove that mathematical calculations align with graphical representations in the<br>Cartesian coordinate system. In conclusion, the integration of PhET is highly effective in bridging the<br>gap between theory and practice. Consequently, students develop a strong physical intuition for<br>analyzing complex kinematic phenomena, which is crucial for mastering advanced physics concepts.</p> Copyright (c) https://www.journal.unucirebon.ac.id/index.php/jpfs/article/view/2150 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN PENDEKATAN DEEP LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA 2026-05-02T03:56:07+00:00 Tarisa Putri tarisaputrii@upi.edu Muslim muslim@upi.edu Agus Danawan ad@upi.edu <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keteraampilan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian pendahuluan menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis khususnya pada materi fluida statistik masih tergolong rendah. Kondisi tersebut salah satunya dipengaruhi oleh penerapan model pembelajaran yang belum optimal dalam mendorong aktivitas berpikir tingkat tinggi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dengan penerapan model pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">deep learning</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> . Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan desain </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">one group pretest-posttest pre-experimental</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> design , yang melibatkan 35 siswa kelas XI di salah satu SMA Kota Bandung. Instrumen yang digunakan adalah soal keterampilan berpikir kritis dengan bentuk soal pilihan ganda yang berjumlah 21 soal. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan keterampilan berpikir kritis pada siswa dengan nilai N-Gain 0,47 yang berada pada kategori sedang. Uji hipotesis yang dilakukan dengan uji non parametrik </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Wilcoxon</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> menunjukkan nilai signifikansi ( </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Asymp. Sig. 2-tailed</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> ) sebesar &lt; 0,001. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara skor </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">pretest</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> dan </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">posttest</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> kemampuan berpikir kritis siswa. Selain itu hasil respon siswa setelah dilakukannya pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">deep learning</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> berada pada kategori “Sangat Baik” yang artinya siswa memberikan respon yang baik terhadap pembelajaran dengan model ini.</span></span></p> Copyright (c)