Hubungan Kecanduan Media Sosial Terhadap Prestasi Belajar Siswa Sekolah Menegah Pertama
DOI:
https://doi.org/10.52188/counselivee.v2i1.2309Abstract
Kecanduan media sosial telah menjadi fenomena yang mempengaruhi kalangan remaja dan diduga kuat mempengaruhi fokus serta prestasi akademik di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak Kecanduan media sosial terhadap prestasi belajar siswa di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data primer dilakukan melalui kusioner bersekala likert secara berani melalui google form, sedangkan data nilai prestasi siswa diperoleh melalui rata-rata nilai rapor semester terakhir. Sampel penelitian ini berjumlah 20 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling . Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (60%) memiliki tingkat kecanduan media sosial yang tinggi, dengan durasi penggunaan gawai melebihi 4-5 jam sehari dan sering terjaga hingga larut malam. Berdasarkan analisis data, terdapat keselarasan pola di mana 10 dari 12 siswa yang mengalami Kecanduan tinggi memiliki nilai rata-rata rapor di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM = 75). Dampak Kecanduan ini memicu prokrastinasi akademik dan penurunan konsentrasi belajar di kelas akibat kelelahan fisik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kecanduan media sosial berdampak negatif secara signifikan terhadap prestasi belajar siswa, sehingga diperlukan pengendalian diri yang lebih kuat dari siswa serta pengawasan yang intensif dari orang tua dan guru.