Determinants of Badminton Technical Skills: Integrating Physical Conditioning and Motor Skills Through Structural Equation Modeling
DOI:
https://doi.org/10.52188/ijpess.v6i2.2059Kata Kunci:
Pengkondisian Fisik, Keterampilan Motorik, Keterampilan Dasar Bulu Tangkis, Pemodelan Persamaan Struktural, Prestasi OlahragaAbstrak
Tujuan penelitian. Memahami faktor-faktor yang memengaruhi pengembangan keterampilan teknis dalam bulu tangkis tetap menjadi isu penting dalam ilmu olahraga, karena performa dalam olahraga raket dibentuk oleh interaksi kemampuan fisik dan motorik. Mengatasi penentu kompleks keterampilan teknis bulu tangkis adalah tujuan utama penelitian ini, yang berupaya mengintegrasikan pengkondisian fisik dan keterampilan motorik sebagai elemen dasar untuk performa. Penelitian ini bertujuan untuk memeriksa hubungan struktural antara pengkondisian fisik, keterampilan motorik, dan keterampilan dasar bulu tangkis menggunakan pendekatan Structural Equation Modeling (SEM).
Bahan dan metode. Penelitian ini menggunakan desain penjelasan kuantitatif yang melibatkan 76 partisipan yang terdiri dari 57 laki-laki dan 19 perempuan. Pengkondisian fisik dinilai melalui tes kebugaran fisik standar termasuk kekuatan kaki, kekuatan lengan, daya tahan, kecepatan, kelincahan, kekuatan, fleksibilitas, dan keseimbangan. Keterampilan motorik diukur menggunakan Tes Pengembangan Motorik Kasar-2 (TGMD-2) yang mencakup keterampilan lokomotor dan kontrol objek, sedangkan keterampilan dasar bulu tangkis dievaluasi melalui tes performa yang terdiri dari servis, lob, smash, dan voli dinding. Data dianalisis menggunakan SEM dengan JASP untuk memeriksa hubungan antar variabel laten.
Hasil. Hasil menunjukkan bahwa model struktural yang diusulkan menunjukkan kesesuaian model yang baik dan mengungkapkan bahwa pengkondisian fisik dan keterampilan motorik berkontribusi pada pengembangan keterampilan dasar bulu tangkis. Temuan ini menyoroti pentingnya mengintegrasikan kebugaran fisik dan koordinasi motorik dalam mengembangkan keterampilan teknik bulu tangkis.
Kesimpulan. Studi ini menyiratkan bahwa program pelatihan dan pengajaran harus mengadopsi pendekatan integratif yang menggabungkan pengkondisian fisik, pengembangan keterampilan motorik, dan latihan teknik untuk mengoptimalkan perolehan keterampilan dalam bulu tangkis.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Hak Cipta (c) 2026 Dhedhy Yuliawan, Septyaning Lusianti, Wasis Himawanto, Ruruh Andayani Bekti, Moh. Nurkholis

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

