Optimisme dan Pesimisme serta Hubungannya dengan Prestasi Akademik dalam Sepak Bola di Kalangan Mahasiswa Fakultas Pendidikan Jasmani dan Ilmu Olahraga Hussein Rashid Ghyaidh
DOI:
https://doi.org/10.52188/ijpess.v5i4.1584Kata Kunci:
Optimisme, pesimisme, prestasi akademikAbstrak
Tujuan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat optimisme dan pesimisme serta hubungannya dengan prestasi akademik di kalangan mahasiswa Fakultas Pendidikan Jasmani dan Ilmu Olahraga Universitas Al-Qadisiyah. Penelitian ini juga bertujuan untuk menentukan apakah terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik dalam hubungan tersebut berdasarkan jenis kelamin (laki-laki/perempuan) dan jenis prestasi akademik (teoretis/praktis).
Bahan dan metode. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan survei dan korelasional. Populasi penelitian terdiri dari 212 mahasiswa tahun pertama yang terdaftar di Fakultas Pendidikan Jasmani dan Ilmu Olahraga, Universitas Al-Qadisiyah, selama tahun akademik yang diteliti. Sampel yang mewakili 85% dari total populasi (180 mahasiswa: 154 laki-laki dan 26 perempuan) dipilih. Data dikumpulkan melalui skala psikologis yang telah divalidasi untuk menilai optimisme dan pesimisme, selain catatan prestasi akademik mahasiswa. Teknik statistik yang tepat termasuk ukuran kecenderungan sentral, koefisien korelasi, dan uji perbedaan jenis kelamin dan prestasi akademik diterapkan untuk menganalisis data.
Hasil. Temuan menunjukkan tingkat optimisme dan pesimisme yang umumnya tinggi di antara siswa yang berpartisipasi. Korelasi positif yang signifikan secara statistik ditemukan antara optimisme dan pesimisme, menunjukkan bahwa kedua konstruk tersebut hidup berdampingan dalam kerangka psikologis yang seimbang di antara siswa. Namun, analisis menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan secara statistik dalam korelasi antara optimisme/pesimisme dan prestasi akademik ketika dibandingkan berdasarkan jenis kelamin (laki-laki/perempuan) atau domain akademik (teoretis/praktis).
Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa menunjukkan disposisi psikologis yang seimbang yang ditandai oleh optimisme dan pesimisme. Meskipun sifat-sifat ini berkorelasi positif, sifat-sifat tersebut tampaknya tidak secara signifikan memengaruhi prestasi akademik, terlepas dari jenis kelamin atau jalur akademik. Temuan ini menyoroti pentingnya menumbuhkan atribut psikologis positif di antara siswa, meskipun faktor-faktor tersebut saja mungkin tidak secara langsung memprediksi keberhasilan akademik.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Hak Cipta (c) 2025 Hussein Rashid Ghyaidh

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




