Penyuluhan Digital Marketing dan Strategi Pemasaran Wisata Bahari: Jalur Mangrove, Edukasi Mangrove, dan Produk Kuliner Perikanan di Desa Grogol

Penulis

  • Meutia Mollynda Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon
  • Lusia Cipto Astuti Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon
  • Nurul Ekawati Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon
  • Nur Azizah Nasution Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon
  • Hadi Syahputra Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon
  • Fajar Hidayaturohman Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon
  • Billi Rifai Kusumah Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon
  • Teni Novianti Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon
  • Prasetyo Adi Wibowo Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon
  • Supandri Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon
  • Sunarto Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.52188/junu.v3i2.2346

Kata Kunci:

ekowisata bahari, pemasaran digital, mangrove, rajungan, pemberdayaan masyarakat

Abstrak

Kawasan wisata bahari MICIL di Desa Grogol, Kecamatan Gunung Jati, memiliki aset berupa ekosistem mangrove, aktivitas perikanan, tambak, dan produk olahan hasil perikanan. Pengembangannya masih menghadapi kendala akses jalan, penataan limbah cangkang kerang, konsistensi promosi digital, dan penguatan kemasan produk UMKM. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat kapasitas pengelola wisata dan pelaku UMKM melalui pemetaan aset, pendampingan pemasaran digital, edukasi mangrove, penataan lingkungan, dan pengembangan kemasan produk. Pelaksanaan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) melalui identifikasi aset dan masalah, perencanaan partisipatif, pelaksanaan pendampingan, serta evaluasi deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dokumentasi, dan lembar evaluasi sarana. Hasil kegiatan menunjukkan terpetakannya aset dan prioritas tindak lanjut kawasan, tersusunnya arah promosi digital berbasis konten dan informasi rute, terlaksananya edukasi penanaman mangrove, serta penguatan kemasan kerupuk rajungan menggunakan standing pouch dan label. Evaluasi sarana menunjukkan akses jalan dan sebagian jembatan masih memerlukan pembenahan, sedangkan fasilitas pondok dapat mendukung paket wisata keluarga dan kuliner lokal. Pengembangan selanjutnya perlu memadukan promosi digital, konservasi mangrove, pengelolaan limbah cangkang, penguatan produk UMKM, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan dengan indikator kunjungan dan penjualan yang terukur.

Diterbitkan

2026-08-13

Cara Mengutip

Mollynda, M., Astuti, L. C. ., Ekawati, N. ., Nasution, N. A. ., Syahputra, H. ., Hidayaturohman, F. ., Kusumah, B. R. ., Novianti, T., Wibowo, P. A. ., Supandri, & Sunarto. (2026). Penyuluhan Digital Marketing dan Strategi Pemasaran Wisata Bahari: Jalur Mangrove, Edukasi Mangrove, dan Produk Kuliner Perikanan di Desa Grogol. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Untukmu Nusantara, 3(2), 100-107. https://doi.org/10.52188/junu.v3i2.2346

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama